Ada yang Hilang Di Antara Kita

persahabatan

Seperti ada yang hilang di antara kita
ketika aku ragu-ragu menyapamu
sekadar untuk menyapu debu
di halaman kebersamaan kita
yang telah lama tak terulang,
kebersamaan yang telah usang
digerogoti detak-detik waktu
yang begitu angkuh
tak pernah mau
menoleh ke belakang

“Tumben. Ada apa?”
Itu respons pertamamu,
ketika akhirnya aku
benar-benar mewakilkan raga
pada barisan huruf-huruf
yang kukirim untuk menyapamu

Aku menelan ludah
kalimatmu hanyalah penegasan
bahwa memang ada yang hilang (dan jauh)
di antara kita:

ukhuwah!

 

Dedi Setiawan, September 2015

3 Comments

Leave a Reply