Corat-Coret

Saya mengumpulkan beberapa corat-coret dari blog lama saya. Ini beberapa di antaranya:

  • Jika ada orang yang rela meninggalkan pasangannya untuk anda, maka orang itu tak pantas untuk dijadikan pasangan anda. Kalau saat ini ia bisa meninggalkan pasangannya untuk anda, maka mungkin saja di lain waktu ia akan meninggalkan anda untuk mencari pasangan yang lain
  • Semua orang mau menulis. Tapi tidak semua orang melakukannya. Maka itu: saya tidak mau menulis, tapi saya harus menulis.

  • Menikah itu ada dua: menikahi orang yang kita cintai atau mencintai orang yang kita nikahi. Yang pertama hanyalah pilihan, sedangkan yang kedua adalah kewajiban.
  • Menulis itu… kamu meniupkan “ruh” kepada huruf-huruf, lalu membiarkannya berjalan-jalan mewakili dirimu untuk menyapa orang lain.
  • Menurut saya, cara paling efektif untuk menghapus kejengkelan terhadap teman adalah dengan membayangkan kematiannya. Bayangkan dengan sungguh-sungguh, saat kita jengkel padanya, tiba-tiba kita mendengar kabar kematiannya, karena kecelakaan misalnya. Masihkah kita memendam jengkel?
  • “Selama bisa didelegasikan, maka jangan lakukan sendiri,” seloroh seorang teman di suatu sore. Kami tertawa saat itu. Saya jadi teringat ungkapan lawas, “kamu bisa mendelegasikan pekerjaan, tapi bukan tanggung jawab” 🙂

Leave a Reply