Gelang Harapan; Sebuah Gerakan

Gerakan Gelang Harapan (Bracelet of Hope)
Gerakan Gelang Harapan (Bracelet of Hope)

Ternyata Film “I am Hope” merupakan bagian dari “Gerakan Gelang Harapan” (Bracelet of Hope). Gerakan ini sendiri merupakan bentuk solidaritas kepada penderita kanker. Tujuannya, supaya masyarakat ikut ambil bagian dalam memerhatikan dan memedulikan para penderita kanker.

gerakan gelang harapan
Founder of Hope

Gerakan ini digagas oleh tiga perempuan cantik, yaitu Janna Soekasah Joesoef, Wulan Guritno, dan Amanda Soekasah pada Oktober 2014. Saya membayangkan awalnya mereka sedang nge-rumpi ngalor-ngidul dari hal yang gak penting sampai yang gak penting banget 😉, sampai akhirnya obrolan mereka mengarah kepada kepedulian sosial. Ide itu terus bergulir, lalu tercetuslah ide tentang Gelang Harapan yang dibuat dari sisa kain desainer Ghea Panggabean.

Gelang Harapan ini terdiri dari tiga model, yaitu etnik, kepang, dan plat. Masyarakat yang tertarik, bisa mendapatkannya di http://www.gelangharapan.org/id/bracelet. Hasil penjualan gelang akan disalurkan ke yayasan-yayasan kanker di Indonesia atau langsung kepada orang- orang yang menderita kanker dan keluarganya.

Model Gelang Harapan (Bracelet of Hope)
Model Gelang Harapan (Bracelet of Hope)

Ide tentang Gerakan Gelang Harapan ini ternyata disambut oleh khalayak umum. Masyarakat yang bergabung dengan gerakan ini disebut sebagai Pejuang Harapan (Wariors of Hope). Sebagai langkah awal, Pejuang Harapan memfokuskan gerakannya untuk menyebarkan harapan kepada para pejuang kanker dan keluarga.

Selain itu, Gerakan Gelang Harapan juga bekerjasama dengan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Prof. DR. Dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad (K) Onk.Rad., untuk membantu dan memberi informasi kepada masyarakat mengenai kanker dan masalah seputarnya. Semua Pejuang Harapan berkesempatan untuk langsung bertanya kepada Prof. Soehartati dan tim dokter RSCM. Bagi masyarakat yang ingin bertanya tentang kanker, bisa mengirim email ke kankerindonesia@gmail.com.

2 Comments

Leave a Reply