Pikir-Pikir Beli Barang Murah

Jangan membeli barang hanya karena murah!

Bisa jadi pernyataan itu menimbulkan banyak protes ya. Dibilang sok kaya lah, sok makmur lah, dan ucapan-ucapan sejenisnya hehe… Tapi beneran, sebisa mungkin jangan beli barang hanya karena murah.

Di mall, pameran, atau pasar, sering lihat barang dengan harga murah, kan? Lagi diskon katanya, lagi cuci gudang judulnya, obral besar-besaran tulisan di posternya. Ya, jangan beli barang-barang itu hanya karena harganya murah! Meski harganya cuma 10 ribu, meski harganya cuma 5 ribu!

Karena “membeli barang hanya karena harganya murah” berpotensi membuat kita melakukan pemborosan. Kita sudah keburu gelap mata, padahal barang tersebut belum tentu kita butuhkan. Selintas kita merencanakan bahwa sesampainya di rumah barang tersebut bisa digunakan untuk keperluan A, B, C, dan seterusnya. Dengan sok bijaksana kita bilang, “Untuk jaga-jaga, kalau-kalau perlu.”

Sesampainya di rumah, kita tidak langsung memakai barang yang kita beli itu. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan terlewati. Kita belum memakai barang itu. Akhirnya barang itu berdebu, berjamur. Kita lap, lalu kita simpan di gudang… sampai rusak.

Mungkin kita tak merasa rugi karena harganya yang sangat murah. Tapi, sadarilah semurah apapun harganya, toh kita membayarnya dengan uang. Kita membelinya dengan uang dari dompet kita, bukan daun yang dipetik dari pohon di belakang rumah.

Jadi, kalau mau beli barang, belilah sesuai kebutuhan. Jangan terprovokasi membeli hanya karena harganya murah. Tapi, kalau suatu saat kita jalan-jalan di mall, lalu melihat barang kebutuhan kita sedang diobral besar-besaran, ya ga masyalah… sikat, Jek!

One Comment

Leave a Reply