Saya mau nulis tentang sesuatu. Tapi, kok, sepertinya tidak enak hati kalau tidak menggunakan amsal. Baiklah, itung-itung sahabat semua membantu saya, mari kita anggap di dunia ini hanya ada satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Keduanya muslim. Nah, sekarang saya jadi lebih enak menulisnya. Terima kasih atas bantuannya …

Kerjaan sudah beres. Deadline menulis juga sudah terlewati. Hari ini lebih santai. Sejak pagi saya di rumah saja, menemani Sofia bermain. Lebih tepatnya, jadi asistennya Sofia. Kalau dia bilang, “Oo, ooo…,” dengan cara diayun, itu berarti sepedanya nabrak atau tersangkut barang-barang di ruang tamu, sehingga saya harus sigap menolongnya.

Ashar yang cerah. Saya bergegas menuju masjid. Tidak sendiri. Ada Fadhil di samping saya. Terlihat jelas usaha bocah 9 tahun itu menyejajari langkah saya. Sesekali dibetulkannya letak sarung yang mulai kedodoran. Perut gendutnya goyang-goyang. Wajar, berat badannya 45 kilo! Agak geli juga saya melihatnya. Iseng, saya tanya dia, “Seneng ga …