Kenapa Orang Dewasa Sering Pusing?

Saya sedang membersihkan kacang tanah ketika Sofia mengajukan pertanyaan yang terdengar lucu, “Kenapa sih, Yah, orang dewasa sering kelihatan pusing gitu?”

Saya tersenyum. Di satu sisi saya merasa geli atas pertanyaan itu. Di sisi yang lain, pertanyaan itu mengandung pernyataan yang benar.

Ya, memang orang dewasa sering terlihat pusing. Mungkin dahinya berkerut. Mungkin wajahnya mengkerut. Saya tambah merasa geli ketika menyadari bahwa orang dewasa yang paling sering ditemui oleh Sofia tentu saja… saya!

Jadi, dia sedang berbicara tentang saya? hehe.

Entahlah. Namun, memang akhirnya saya menjawab pertanyaan itu berdasarkan pengalaman. Saya menjawab berdasarkan perasaan saya.

“Mungkin karena banyak pikiran. Mungkin semua dipikirin,” jawab saya.

“Anak-anak juga banyak pikiran, Yah,” balasnya.

Hehe, betul juga. Kata siapa orang dewasa lebih banyak pikiran daripada anak-anak? Orang dewasa berpikir, anak-anak juga berpikir.

Maka saya tanya balik ke dia, “Terus, kenapa anak-anak gak pusing-pusing?”

“Mungkin karena gak banyak pikiran, Yah.”

Namun, jawaban itu segera diralatnya, “Ya banyak pikiran juga sih, tapi pikirannya menyenangkan gitu. Misalnya, hari ini mau main apa, abis itu mau main apa lagi. Terus, main deh.”

Hehe, betul juga (lagi). Anak-anak menikmati “berada di sini” dan “saat ini”. Kalau sedang di pantai, mungkin mereka akan bermain pasir dan berenang. Kalau sedang di lapangan, mungkin mereka akan berlari-lari. Kalau sedang di lingkungan rumah, mungkin mereka akan bermain sepeda. Mereka menikmati aktivitas mereka.

Lantas, bagaimana dengan orang dewasa? Apakah raga di sini, tapi pikiran di sana? Apakah sedang menjalani saat ini, tapi terlalu menyesali masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan? Apakah itu yang membuatnya kurang menikmati hal-hal yang seharusnya bisa membuatnya bahagia?

Jawab sendiri, dong. Kan, sudah dewasa! 😊

Leave a Reply